Apa itu Komunikasi?
Komunikasi dapat dimaknai proses penyampaian informasi dari seseorang atau sekelompok orang, baik secara langsung maupun melalui media agar saling terhubung satu sama lain.
Model Komunikasi Schramm dikenalkan oleh Wilbur Schramm tahun 1954. Schramm menyampaikan pengertian komunikasi ke dalam tiga hal pokok sebagai berikut.
- Penyandi (Encode), yaitu komunikator yang mempunyai informasi atau pesan yang disajikan dalam bentuk code atau sandi, seperti : tulisan, bahasa lisan, verbal simbol, dan visual simbol.
- Signal (sign), yaitu berupa pesan, berita atau pernyataan tertentu yang ditujukan dan diterima seseorang. Pesan ini dapat dilukiskan dalam bentuk gerak tangan, mimik wajah, kata-kata lisan, tulisan, gambar, foto, diagram, tabel, dan lain-lain.
- Decoder, yaitu komunikan yang menerima pesan atau penerima sandi atau lambang yang harus dipahami dan dimengerti makna dari pesan yang disampaikan.
- Proses Komunikasi Secara Primer, proses penyampaian atau perasaan seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang (symbol) sebagai media. Lambang sebagai media primer dalam proses komunikasi adalah bahasa, kial, isyarat, gambar, warna, dan lain sebagainya yang secara langsung mampu “menerjemahkan” pikiran dan perasaan komunikator kepada komunikan.
- Proses Komunikasi Secara Sekunder, Proses komunikasi secara sekunder adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan alat atau sarana sebagai media kedua setelah memakai lambang sebagai media pertama.
Kalau Teknologi Komunikasi itu apa ya?
Teknologi Komunikasi merupakan peralatan perangkat keras(hardware) dalam sebuah struktur organisasi yang mengandung nilai-nilai sosial, yang memungkinkan setiap individu mengumpulkan memproses, dan saling tukar menukar informasi dengan individu-individu lainnya.
Penerapan Teknologi Informasi
1. Proses Penerapan Teknologi Komunikasi
Terdapat 2 tahapan dalam proses penerapan teknologi komunikasi, yaitu :
A. Tahapan inisiasi, usaha untuk mengumpulkan informasi tentang teknologi komunikasi, memahami dengan seksama dan merencenakannya untuk mengadopsinya.
Terdapat dua tingkatan, yaitu :
1. Tingkatan Agenda-Setting, yaitu munculnya ide untuk mengadopsi teknologi komunikasi demi menyelesaikan permasalahan informasi yang muncul.
2. Tingkatan Matching, yaitu kecocokan teknologi komunikasi yang diperlukan dan kemampuan untuk mengadopsinya.
Apabila nilai kedua tingkat inisiasi ini positif, timbullah keinginan untuk mengadopsi teknologi komunikasi yang diinginkan.
B. Tahapan implementasi, seluruh kegiatan yang dilakukan untuk menggunakan teknologi komunikasi yang di inginkan.
Terdapat tiga tingkatan, yaitu :
1. Tingkatan redefining, mengatur, menyusun dan memodifikasi struktur organisasi (bagi sebuah lembaga) atau mental serta kebiasaan (bagi individu) untuk keperluan teknologi komunikasi yang diinginkan.
2. Tingkatan clarifying, meyakinkan pada semua anggota (bagi sebuah lembaga) atau diri sendiri (bagi individu) tentang sejarah teknologi komunikasi, sehingga tidak lagi menjadi sesuatu yang asing.
3. Tingkatan routinizing, teknologi komunikasi sudah dapat diketahui secara jelas dan menjadi bagian dari infrastruktur (pondasi/tata letak) sebuah organisasi (bagi lembaga) atau sebagai pelengkap bagi kehidupan individu.
2. Perspektif tentang Penerapan Teknologi Komunikasi
Suatu organisasi/lembaga pengguna teknologi komunikasi memandang penerapan teknologi komunikasi sebagai:
1. Manajemen system, merupakan upaya / usaha untuk mengoptimalkan hasil dari suatu system organisasi,perubahan yang dianggap sebagai suatu proses yang turun dari atas ke atas.
2. Proses birokrasi, merupakan usaha untuk mengubah kebijakan suatu lembaga, berdasarkan persepsi (opini/pendapat) manajemen puncak. Dan perubahan ditentukan pembuat dan pengambil keputusan.
3. Pengembangan organisasi, merupakan usaha untuk memenuhi keinginan /harapan individu dan komunitas yang muncul /timbul akibat adanya dorongan untuk meningkatkan partisipasinya.
4. Proses tawar menawar, merupakan hasil proses tawar menawar yang pada akhirnya akan menghasilkan jalan keluar yang kompromi.
Perspektif tentang penerapan teknologi komunikasi adalah :
- Teknosentrik, terciptanya suatu perubahan dan dianggap sebagai faktor yang dominan yang focus terhadap kapasitas dan tersedianya teknologi.
- Sosiosentrik, focus pada situasi social yang terdapat pada sebuah lemabaga / organisasi . contoh : isu isu social dan perubahan social.
- Konflik, tertuju pada proses pengambilan keputusan . misalnya : untuk menyelesaikan suatu konflik dibutuhkan penyelesaian dengan cara politik.
- Desain system, tertuju mulai dari teknologi , social , budaya dan politik, yang dikenal dengan sebutan “Siklus Kehidupan Sistem”.
Informasi merupakan sekumpulan data yang telah diolah melalui pengolahan data dengan sedemikian rupa sehingga menjadi sesuatu yang bernilai dan bermakna bagi para penerimanya.
ada 3 hal yang harus diperhatikan dari informasi :
- Informasi merupakan hasil pengolahan data
- Memberikan makna
- Bergunaa atau bermanfaat
- Akurat, artinya informasi tersebut harus mencerminkan keadaan yang sebenarnya.
- Tepat Waktu, artinya informasi harus tersedia di saat yang diperlukan.
- Relevan, artinya informasi yang diberikan harus sesuai dengan yang dibutuhkan.
- Lengkap, artinya informasi harus diberikan secara utuh tidak setengah-setengah.
Unsur-unsur Teknologi Komunikasi
- Informasi, Dapat berupa tulisan, suara, musik, gambar, dan data yang memiliki spektrum frekuensi
- Alat yang dipergunakan untuk meneruskan informasi
- Dengan media transmisi dan sistem informasi
1. Lokal
Suatu jaringan yang menjangkau area yang terbatas, jangkauan ini hanya mampu mencapai 10 km saja contohnya komputer-komputer yang saling terhubung di sekolah, di perusahaan, di dalam rumah yang masih mencakup wilayah.
Contoh Teknologi Komunikasi
1. Surat
Siapa sih yang belum tau fungsi surat sampai saat ini. Jika dijelaskan secara rinci memang sangat banyak fungsi-fungsi dari surat. Surat merupakan alat komunikasi tertulis yang digunakan untuk menyampaikan sebuah informasi dari pihak satu kepada pihak lain.
2. Telegraf
Telegraf alat komunikasi berupa mesin untuk mengirim atau menerima pesan dari jarak jauh dengan menggunakan isyarat listrik dalam bentuk kode morse. Walaupun telegraf sudah tidak digunakan lagi, kode morse kini masih dipakai sampai sekarang.
3. Radio
Media komunikasi yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi berupa sinyal dengan cara modulasi dan gelombang elektromagnetik.
4. Televisi
Sebuah media telekomunikasi terkenal yang funsinya sebagai penerima siaran gambar bergerak beserta suara, baik itu yang monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. Televisi juga berfungsi untuk memberi informasi, mendidik, menghibur, dan membujuk. Namun, dengan seiring perkembangan zaman kini televisi lebih banyak digunakan sebagai sarana hiburan.
5. Faksimile
Alat telekomunikasi yang gunanya untuk menyalin dan mengirimkan dokumen yang serupa dengan aslinya, menggunakan jaringan telepon ke mesin fax penerima yang kemudian bisa dicetak dikertas.
6. Telepon Genggam atau Handphone
Telepon genggam atau Handphone merupakan alat komunikasi yang digunakan oleh banyak orang untuk berkomunikasi satu sama lain, mudah dibawa kemana-mana dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel.
7. Komputer
Sebuah perangkat elektronik yang dapat digunakan untuk mengolah data sesuai dengan prosedur yang telah dirumuskan sebelumnya sehingga menghasilkan informasi bermanfaat bagi penggunanya.


Follow Us
Were this world an endless plain, and by sailing eastward we could for ever reach new distances